Peradaban dan kebudayaan
Manusia, Peradaban, dan Kebudayaan
Budaya berasal dari kata "Budi" dan "daya", artinya hal-hal yang berkaitan dengan pikiran dan hasil dari tenaga pikiran tersebut. Dalam pengertian ini maka akal merupakan sumber budaya. Manusia itu merupakan makhluk yang berpikir. Karena itu budaya identic dengan manusia. Adanya budaya menjadi pembeda antara manusia dengan makhluk lainnya.
Jadi kita adalah manusia yang berpikir. Hal-hal yang kurang bermanfaat harusnya kita hindari
Tanpa kita sadari, akhir-akhir ini kita banyak menemukan budaya-budaya baru, salah satunya adalah belajar online atau daring, belajar online atau daring telah menjadi bagian yang tidak bisa dipisahkan dalam sistem pembelajaran kita, jika kita bisa serius dalam menanggapi sistem ini, kelak kita akan menjadi manusia yang sukses, peru digaris bawahi juga semua itu tergantung dari diri kita masing-masing, aktif atau tidaknya tergantung kepada kita.
Semua akan sukses ketika kita berusaha, dan tidak ada kesuksesan Tanpa adanya kegagalan, ketika kita diuji dengan kegagalan, kita harus tetap teguh dengan apa tujuan awal kita, semakin tegar kita menghadapi kegagalan yang di lalui, semakin kuat juga mental kita untuk terus lanjut.
Agama dan kebudayaan
Agama adalah unsur sentral kebudayaan. Hal ini menunjukkan bahwa agama memegang peranan penting dalam kehidupan manusia, tanpa adanya agama, kehidupan manusia akan kacau. Contoh sederhananya adalah menikah, apabila menikah tidak ada aturannya, itu juga akan kacau
Di dalam agama ada ajaran moral karena sumber utama moral adalah agama. Moral yang bersumber dari ajaran Islam disebut akhlak.
Moral itu substansinya kebajikan. Sumbernya adalah nilai-nilai yang ada di masyarakat. Kebajikan terwujud dari semua perilaku makhluk hidup. Tanpad kita sadari semua uang kita lakukan adalah cerminan akhlak kita, dari tata bicara, bahasa, dan perilaku kita
Di era modern ini kita mesti cermat, satu kata positif itu dapat merubah kehidupan manusia, begitu juga kebalikannya, satu kata negatif dapat merubah kehidupan dan pemikiran manusia. Jangan sampai perilaku kita menjadi penghambat jalan kesuksesan kita.
Dalam agama Islam, agama juga membangun budaya, contohnya membangun masjid, masjid adalah tempat beribadah, sedangkan bentuk serta reliefnya adalah budaya, berpakaian adalah menutup aurat, sedangkan modelnya adalah budaya. Kita harus cermat untuk bertoleransi, agar tidak mudah menyalahkan.
Setiap manusia itu memiliki akal, digunakan untuk berfikir. Tujuan berfikir adalah bertujuan untuk mendapatkan suatu ide tentang kebenaran.
Ada dua macam cara berfikir
1. Pemikiran untuk mencari hakikat kebenaran tentang sesuatu. Pemikiran ini muncul ditandai denga adanya rasa keingintahuan yang tinggi
2. Pemikiran untuk memecahkan suatu persoalan yang melekat pada diri sebagai memenuhi kebutuhan dan keinginan jasmani. Contohnya rasa lapar, sakit, susah itu menuntut akal untuk mencari solusi agar bisa memecahkan persoalan tersebut.
Secara filosofis ternyata cara manusia berfikir itu ada macam-macam. Faktor utama yang mempengaruhi cara berpikir seseorang adalah faktor internal, ada yang menyebutnya dengan kata KECERDASAN. Kecerdasan itulah yang menjadi tolak ukur, seberapa cepat kita menanggapi, memahami proses berfikir, dan setiap orang memiliki kecerdasan yang berbeda-beda, berbeda-beda pula cara berfikirnya. Ada yang bisa merespon dengan cepat, ada juga yang lambat, atau istilah pejoratifnya LOLA loading lambat.
Dan jika kita rajin belajar, beribadah, aktif bersosial maka itu akan mempermudah jalan kita mencapai kesuksesan
Komentar
Posting Komentar